Berita

Tema Bulan Bahasa Bali Tahun 2024 : Jana Kerthi – Dharma Sadhu Nuraga

1869
×

Tema Bulan Bahasa Bali Tahun 2024 : Jana Kerthi – Dharma Sadhu Nuraga

Share this article
Tema Bulan Bahasa Bali Tahun 2024

GATRAGURU.NET, Denpasar – Bulan Bahasa Bali tahun 2024 mengambil tema yang penuh makna, yakni “Jana Kerthi – Dharma Sadhu Nuraga”. Tema ini dipilih dengan tujuan untuk memperkuat jati diri Krama Bali melalui pemuliaan Bahasa, Aksara, dan Sastra Bali sebagai sumber kebenaran, kebijaksanaan, dan cinta kasih.

Jana Kerthi: Menggali Kebenaran dan Kebijaksanaan

“Jana Kerthi” mengandung makna upaya untuk menegakkan kesucian atau keseimbangan diri kita sendiri. Dalam konteks Bulan Bahasa Bali, ini merujuk pada upaya memahami, menyelidiki, dan melestarikan kekayaan Bahasa Bali. Bahasa adalah identitas sebuah masyarakat, dan Bulan Bahasa Bali di tahun 2024 diarahkan untuk memperkokoh keberlanjutan Bahasa Bali sebagai elemen penting dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Bali.

Melalui “Jana Kerthi,” diharapkan masyarakat Bali dapat mendalami Bahasa Bali dalam segala aspek, mulai dari ragam tutur, kebahasaan sastra, hingga bahasa adat. Pemahaman yang mendalam terhadap Bahasa Bali akan menjadi landasan kuat bagi pelestarian dan pengembangan bahasa ini untuk generasi mendatang.

Dharma Sadhu Nuraga: Menghidupkan Cinta Kasih dalam Kebudayaan

“Dharma Sadhu Nuraga” mengandung arti melaksanakan kewajiban dengan tulus dan ikhlas, tanpa pamrih. Tema ini memandang Bahasa, Aksara, dan Sastra Bali sebagai nilai-nilai luhur yang harus dijaga dan dihidupkan dengan penuh dedikasi.

Dalam konteks kebudayaan Bali, “Dharma Sadhu Nuraga” menekankan pentingnya memanfaatkan Bahasa, Aksara, dan Sastra Bali sebagai sarana untuk menyebarkan nilai-nilai kebajikan, moralitas, dan cinta kasih. Melalui pemuliaan ini, diharapkan masyarakat Bali dapat merasakan kehadiran budaya dalam setiap aspek kehidupan mereka.

Makna Bulan Bahasa Bali: Altar Pemuliaan Bahasa, Aksara, dan Sastra Bali

Bulan Bahasa Bali tahun 2024 menjadi “altar pemuliaan” untuk Bahasa, Aksara, dan Sastra Bali. Altar ini bukan hanya tempat penghormatan, tetapi juga sumber inspirasi bagi masyarakat Bali dalam mengeksplorasi dan menggali potensi kearifan lokal mereka.

Pemuliaan Bahasa, Aksara, dan Sastra Bali sebagai sumber kebenaran, kebijaksanaan, dan cinta kasih memiliki dampak positif terhadap memperkaya intelektualitas masyarakat. Sastra Bali, yang sering kali menjadi cermin budaya dan filosofi masyarakat, akan menjadi media yang kuat untuk menginspirasi, mendidik, dan menyatukan.

Meneguhkan Identitas: Memperkuat Jati Diri Krama Bali

Dalam keseluruhan, tema Bulan Bahasa Bali tahun 2024, “Jana Kerthi – Dharma Sadhu Nuraga,” mengajak masyarakat Bali untuk memperkokoh identitas mereka melalui pemuliaan Bahasa, Aksara, dan Sastra Bali. Dengan pemahaman mendalam terhadap kekayaan budaya mereka, diharapkan bahwa setiap individu akan merasa bangga sebagai bagian dari masyarakat Bali yang memiliki jati diri yang kuat dan lestari. Bulan Bahasa Bali tahun ini bukan hanya sebuah perayaan, tetapi juga panggilan untuk menjaga dan memajukan kearifan lokal bagi generasi-generasi yang akan datang. (Ast)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *